Cemburu berat, wanita ini potong tangan pacarnya pakai pedang samurai

Cemburu berat, wanita ini potong tangan pacarnya pakai pedang samurai

Cemburu berat, wanita ini potong tangan pacarnya pakai pedang samurai

donnalongpiano.com - Emosi adalah luapan kekesalan yang bisa dilakukan dengan perbuatan yang kasar atau kata-kata yang menyakiti. Tak jarang orang menjadi sangat jahat ketika ia tidak bisa menjaga emosinya tersebut. Beberapa orang pasti pernah menjadi sasaran luapan emosi dari orang lain.

Dalam menjalin hubungan asmara, emosi tingkat tinggi pun bisa terjadi bahkan juga satu dari pasangan kerap mengalami kekerasan. Pertanda hubungan tidak sehat ialah ketika hal tersebut hingga membahayakan nyawa pasanganmu.

Terbakar api cemburu adalah salah satu faktor kamu bisa ribut dengan pasangan. Dari hal kecil ini bisa berakibat besar ketika kamu tidak bisa meredam emosimu.

Dikutip brilio.net dari viral4real, Minggu (25/3), seorang pria asal Washington DC, bernama Alex Lovell dihukum oleh pacarnya akibat bermain game terlalu lama dan menginstall aplikasi kencan bernama Tinder.

Alex yang masih berusia 29 tahun ini memamng bermain game terlalu lama hingga 12 jam. Emily Javier yang tinggal dan hidup bersama kekasihnya ini kesal, karena Alex tidak membantu pekerjaan apapun dan hanya bermain game seharian penuh.

Tidak hanya itu Emily juga menemukan aplikasi Tinder di handphone Alex yang diduga sebagai media yang alex gunakan untuk selingkuh. Memberi keterangan kepada polisi, Javier memang sengaja emmbeli pedang samurai di sebuah mal untuk menikam Alex di malam hari.

Benar-benar terjadi, saat Alex sedang tidur, Javier datang dan mengeluarkan flash ponsel lalu menikam beberapa badan Alex hingga terkoyak dan jari-jari Alex yang juga hampir ikut terpotong. Ia sontak kaget dan langsung menelpon pihak rumah sakit untuk meminta permintaan tolong.   

Dan yang tidak disangka, Javier ikut membantu Alex ketika dibawa ke rumah sakit dan diberi pertolongan oleh pihak UGD. Kejadian ini ternyata diketahui pihak polisi melalui sambungan telepon yang rumah sakit laporan atas percobaan pembunuhan ini. Javier pun di proses secara hukum dengan dikenai denda senilai Rp 4,8 miliar.

Tetapi, Alex tidak marah dengan kejadian ini kepada Javier. Ia justru memeluk Javier karena sudah membantunya saat sampai di rumah sakit padahal sudah dianiaya oleh kekasihnya sendiri. Sungguh tingkah laku yang aneh tetapi juga sisi pemaaf Alex yang besar.